sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Demonstran yang pukul kuda polisi menolak dites Covid

Pulkwonik tetap pada pendiriannya meski ia harus dipenjara. Sementara kuda yang ia pukul mendapat banyak cinta.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Sabtu, 31 Jul 2021 13:25 WIB
Demonstran yang pukul kuda polisi menolak dites Covid

Seorang pria meninju kuda polisi pada protes anti-lockdown di Australia, akan tetap dipenjara. Pasalnya ia menolak dites Covid-19. 

Kristian Pulkownik, 33, ditangkap setelah dia  meninju kuda polisi bernama Tobruk dalam aksi demonstrasi menolak tes COVID-19, Sabtu (24/7).

Polisi Sydney menuduhnya melakukan kekejaman terhadap hewan. Ia juga diganjar hukuman karena bergabung dengan majelis yang melanggar hukum, membuat keonaran, dan gagal mematuhi arahan COVID-19, The Guardian melaporkan.

Pulkownik menolak tes COVID di penjara meskipun itu adalah persyaratan untuk muncul di pengadilan. Karena itu, dia belum mengajukan jaminan sejak penangkapannya.

Protes pada hari Sabtu mengikuti berminggu-minggu penguncian ketat di Australia karena varian delta telah meningkatkan infeksi COVID-19 di negara itu. Banyak dari pengunjuk rasa "Rally 4 Freedom" berkumpul tanpa masker.

Pulkownik dengan cepat diidentifikasi setelah gambar dirinya yang diduga meninju Tobruk terpampang di media sosial.

Hakim Mark Richardson membacakan catatan dari Penjara Parklea, tempat Pulkownik ditahan, mengatakan staf penjara tidak dapat membawa tersangka ke ruang sidang karena dia menolak tes virus.

"Klien Anda berada dalam tahanan dan telah berada di komunitas dan merupakan risiko bagi orang lain karena dia bisa jadi positif Covid," kata hakim kepada pengacara Hollie Blake. "Klien Anda dalam isolasi."

Sponsored

Blake telah mengklaim bahwa staf penjara membuatnya tidak mungkin untuk berbicara dengan kliennya. Richardson menyarankan Blake mengajukan permohonan ke mahkamah agung jika dia terus mempermasalahkan situasi dan protokol.

Kuda berusia 10 tahun, yang kena tinju itu baik-baik saja setelah insiden itu. Bahkan menerima banyak dukungan. Polisi New South Wales melaporkan bahwa orang-orang telah mengirim hadiah berupa wortel, apel, licorice, cokelat, dan seikat bunga untuk Tobruk.

"Tobruk sangat dimanjakan oleh hadiah-hadiah lezat hari ini!!" polisi memposting di Facebook. "Terima kasih terima kasih terima kasih."

Jadwal penampilan Pulkownik berikutnya adalah pada 11 Agustus ketika pengacaranya akan mengajukan permohonan jaminan.(Sumber: Voxnews)

Berita Lainnya