logo alinea.id logo alinea.id

Konser musikal Cinta Tak Pernah Sederhana, nyanyian para sastrawan

Konser Musikal Cinta Tak Pernah Sederhana yang merupakan persembahan dari Titimangsa Foundation digelar pada 16-17 Maret.

Robertus Rony Setiawan
Robertus Rony Setiawan Minggu, 17 Mar 2019 00:24 WIB
Konser musikal Cinta Tak Pernah Sederhana, nyanyian para sastrawan

Sejak bagian pembuka, konser musikal "Cinta Tak Pernah Sederhana" di Gedung Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (15/3) malam mengantarkan penonton pada pertunjukan dengan keindahan tata panggung yang dibaluri efek visual dan pencahayaan yang ciamik. 

Tidak kurang selama dua jam, pertunjukan yang akan digelar untuk khalayak umum pada 16-17 Maret 2019 pukul 20.00 WIB itu akan menghanyutkan perasaan penonton pada kisah cinta yang haru.

Sebagai karya pertunjukan produksi Titimangsa Foundation dan diproduseri oleh Happy Salma, konser musikal ini menjadi persembahan bagi karya puisi-puisi sastrawan Indonesia. 

Dalam iringan musik juga nyanyian yang mengolah puisi-puisi cinta, penonton akan dibuai sambil mengingat-ingat puisi berjudul apa dan karya siapa.

Agus Noor selaku penulis naskah dan sutradara pertunjukan menggubah cerita yang disusun dari sedikitnya 26 puisi cinta. Bermula dari ide Happy Salma yang terinspirasi dan tersentuh karya puisi sastrawan Indonesia, inisiatif itu dikembangkan menjadi kisah baru yang seru.

"Ada puisi yang dihadirkan utuh, ada yang hanya berupa kutipan-kutipan. Itu semua menjadi percakapan, nyanyian, juga narasi dalam pertunjukan ini," kata Agus Noor.

Sejumlah musisi dan aktor termasuk di antaranya Butet Kertaradjasa, Wawan Sofwan, Iswadi Pratama, Reza Rahadian, Atiqah Hasiholan, Sita Nursanti, Chelsea Islan, Marsha Timothy, Sruti Respati, Daniel Christianto, Maya Hasan, dan Teuku Rifnu Wikana berpartisipasi dalam konser musikal ini. Sastrawan Warih Wisatsana juga tidak ketinggalan terlibat.

Lagu-lagu dan koreografi yang mengisi pertunjukan benar-benar disusun dengan rapi. Antarsuasana dalam adegan satu ke adegan lain mengalir dengan lancar.

Sponsored

Paduan para aktor, pemusik, serta penyanyi melebur dalam kesatuan pertunjukan teater dengan rasa "konser musik". Penata musik Bintang Indrianto laik mendapat tepuk tangan meriah.

Tidak salah untuk menyebut konser ini sebagai oase di tengah hiruk pikuk politik jelang pemilu. 

"Hanya melalui cinta kita bisa bersama merawat kebudayaan dan menemukan kemanusiaan kita," kata Happy Salma.