sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

7 makanan 'ekstrem' di Indonesia

Sebelum kedatangan Islam, masyarakat di Nusantara dari lapisan sosial bawah sudah biasa mengonsumsi tikus, anjing, dan ular.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Minggu, 26 Jan 2020 07:01 WIB
7 makanan 'ekstrem' di Indonesia
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 248852
Dirawat 57796
Meninggal 9677
Sembuh 180797

Sejarawan makanan Fadly Rahman mengatakan, kurang tepat jika disebut makanan jenis olahan hewan liar ini dengan istilah kuliner ekstrem. Menurutnya, lebih tepat disebut makanan liar.

Fadly mengatakan, sebelum kedatangan Islam, masyarakat di Nusantara dari lapisan sosial bawah sudah biasa mengonsumsi tikus, anjing, ular, dan berbagai hewan yang hidup di hutan lainnya.

Sementara lapisan sosial atas, kata dia, mengonsumsi ikan, ayam, kambing, kerbau, babi hutan, semut, dan anjing.

“Beberapa hewan liar, seperti tokek dan kelelawar, dikonsumsi berbagai kalangan,” ujar staf pengajar jurusan sejarah Universitas Padjadjaran itu saat dihubungi, Kamis (23/1).

Sponsored

Infografik makanan ekstrem. Alinea.id/Wahyu Kurniawan.

Berita Lainnya