sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dasco harap kasus hepatitis misterius tidak menjadi pandemi

Dasco menekankan perlunya belajar dari pengalaman Covid-19 yang kemudian menyebar di Tanah Air. 

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 11 Mei 2022 14:26 WIB
Dasco harap kasus hepatitis misterius tidak menjadi pandemi

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad berharap penyakit hepatitis akut tidak menjadi pandemi seperti Covid-19. Dasco meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serius mencari solusi untuk menangani penyakit tersebut, sehingga tidak menular, apalagi menjadi pandemi baru di Tanah Air.

"Mudah-mudahan soal hepatitis ini tidak seperti Covid yang kemudian menjalar menjadi pandemi, dan kita minta kepada kemenkes dalam hal ini untuk lebih serius menangani masalah ini," ujar Dasco dalam keterangannya, Rabu (11/5).

Dasco menekankan perlunya belajar dari pengalaman Covid-19 yang kemudian menyebar di Tanah Air.  Menurutnya, jika tidak dideteksi dan diantisipasi akan terjadi hal yang tak diinginkan. 

"Pengalaman hal seperti ini yang tidak dideteksi dini dan diantisipasi bisa membuat hal-hal yang tidak diinginkan," ujar politikus Partai Gerindra ini. 

Dasco pun meminta Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan segera berkoordinasi dengan Kemenkes dalam penanganan kasus hepatitis misterius tersebut. Langkah itu bakal dilakukan setelah masa reses anggota dewan yang akan berakhir pekan depan. 

"DPR akan segera masuk masa sidang, kita akan segera minta Komisi IX DPR koordinasi dengan mitranya itu, Kemenkes untuk mencari tahu sebab-sebab hal yang menimbulkan hepatitis ini," kata Dasco.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan, salah satunya dengan menjaga kebersihan diri. Sebab, penyakit hepatitis misterius yang tengah melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini.

Budi menerangkan, sampai Senin (9/5) sudah ada 15 kasus hepatitis akut yang ditemukan di Indonesia.

Sponsored

Dia mengaku, Kemenkes sudah melakukan koordinasi dan diskusi dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Inggris dan Amerika Serikat pada sehari sesudah Lebaran.

"Kami sudah dapat banyak informasi dari mereka dan memang belum dapat kesimpulan virus apa yang 100% menyebabkan adanya hepatitis akut tersebut," tuturnya. 

Berita Lainnya