sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Penumpang KA naik hingga 10%

Kenaikan jumlah penumpang menandakan minat atau ketertarikan masyarakat untuk menggunakan moda perkeretaapian juga meningkat.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 08 Jun 2019 14:17 WIB
Penumpang KA naik hingga 10%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi PT KAI di wilayah Jawa Timur yang memberikan pelayanan prima kepada penumpang pada arus mudik dan balik pada masa Lebaran 2019.

Hal tersebut disampaikan Budi Karya saat meninjau Stasiun Madiun bersama Menteri Kesehatan Nila F Moeloek untuk melihat kesiapan pelayanan arus balik, Sabtu (8/6).

"Kami ke Madiun senang sekali. Lihat rumah sakitnya bagus, fisiknya bagus, layanan juga bagus. Saya mengapresiasi kinerja PT KAI di sini,” ujar menhub seperti dikutip dari rilis yang diterima Alinea.id pada Sabtu.

Menhub mengatakan, jumlah penumpang KA secara keseluruhan pada 2019 meningkat hingga 10% dibandingkan dengan 2018. Dari sekitar 3,3 juta menjadi 3,6 juta penumpang.

"Biasanya naiknya tidak sampai 5% tapi ini bisa sampai 10%. Berarti ada suatu upaya untuk maksimalisasi frekuensi perjalanan," tutur Menhub Budi.

Kenaikan jumlah penumpang menandakan minat atau ketertarikan masyarakat untuk menggunakan moda perkeretaapian juga meningkat. Disebabkan karena kenyamanan, ketepatan waktu, dan beberapa kelebihan lainnya.

Berdasarkan data PT KAI Daop 7 Madiun, sampai dengan Jumat (7/6), total penumpang di Stasiun Madiun mencapai 21.000 orang. Jumlah ini merupakan keseluruhan dari penumpang kelas eksekutif, bisnis, serta ekonomi.

Dalam tinjauannya, bersama Menkes Nila, menhub mengunjungi pos kesehatan di Stasiun Madiun. Menkes juga mengapresiasi kelengkapan fasilitas yang tersedia di stasiun, yaitu dengan adanya pos kesehatan dan ruang laktasi atau ruang menyusui.

Sponsored

"Kami dari Kementerian Kesehatan tetap memeriksa kesehatan masinis, kru, dan sebagainya. Fasilitas di sini lengkap, ada juga pos kesehatan dan tempat laktasi," kata menkes.

Sementara tiga hari setelah Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah atau tepatnya pada Sabtu (8/6), arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, masih terpantau tinggi.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesi (KAI) Daerah Operasi 1 Eva Chairunissa mengungkapkan bahwa jumlah pemudik yang berangkat dari Stasiun Senen pada Sabtu menyentuh 26.071 orang.

"Per pukul 09.30 hari ini, ada lebih dari 26.000 penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen," kata Eva kepada Alinea.id.

Sementara itu, Eva menuturkan ada sekitar 23.102 penumpang yang turun atau tiba di stasiun pada Sabtu.

Volume kedatangan penumpang kumulatif pada masa lebaran dari 26 Mei hingga 8 Juni di Stasiun Pasar Senen tercatat sebanyak 357.154 orang. Sedangkan, total kumulatif penumpang yang datang dari Kamis (6/5) sebanyak 66.506 penumpang.

Eva memprediksi total penumpang selama masa angkutan Lebaran 2019 dapat mencapai sekitar 997.730 atau meningkat sekitar 9% dibanding 2018 sebanyak 915.540.

PT KAI memberangkatkan 36 kereta dengan rincian 26 kereta reguler, delapan kereta tambahan, dan dua kereta tambahan ekstra.

Berdasarkan pantauan Alinea.id, Stasiun Pasar Senen masih dipadati penumpang yang hendak mudik. Beberapa dari mereka menunggu datangya kereta di area keberangkatan. Sementara area kedatangan di stasiun terlihat sepi.

Lebih lanjut lagi, Eva memaparkan bahwa per 8 Juni, ada sekitar 19.349 penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta, dan sekitar 20.517 penumpang yang tiba.

Berita Lainnya