logo alinea.id logo alinea.id

Pesan Idulfitri: Mari memupuk ukhuwah

Said Agil Husin Al Munawar dalam khotbahnya mengatakan konsep ukuwah saling memperhatikan dapat bermakna sebagai kebersamaan.

Mona Tobing
Mona Tobing Rabu, 05 Jun 2019 09:07 WIB
Pesan Idulfitri: Mari memupuk ukhuwah

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo melaksanakan salat Idulfitri 1440 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (5/6). 

Presiden tiba di masjid pukul 06:55 WIB. Kepala Negara duduk diapit oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali di shaf terdepan.

Sejumlah pejabat yang turut hadir di masjid itu antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Sosial Agus Gumiwang, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Selain itu, beberapa duta besar negara sahabat juga turut berada di shaf terdepan rangkaian salat Idulfitri.

Pada ibadah salat Idulfitri 1440 H di Masjid Istiqlal, tokoh yang bertindak sebagai imam salat sekaligus khatib yakni Guru Besar Ilmu Hadist Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Said Agil Husin Al Munawar.

Dalam khotbah Idulfitri, Said menyampaikan Ramadan merupakan bulan penempaan bagi umat muslim untuk menahan diri dan mengendalikan diri dari tipu daya setan yang dapat merusak tata harmoni masyarakat dan takwa kepada Allah SWT.

Tema khotbah dalam rangkaian Ibadah Salat Idulfitri kali itu adalah "Menebar Maaf Membangun Kebersamaan".

"Kebersamaan akan melahirkan implikasi kebaikan, ketakwaan sehingga tercipta kerukunan dalam berinteraksi secara horizontal," ujar Said.

Sponsored

Konsep ukuwah dengan saling memperhatikan dapat bermakna sebagai kebersamaan dan keserasian yang menjadi dasar memupuk ukhuwah, demikian Said.

Usai ceramah salat Id, Presiden pun disambut masyarakat yang hendak bersalaman dengan dirinya.

Presiden dan ibu negara juga direncanakan melakukan halal bihalal bersama pejabat negara dan masyarakat di Istana Negara.

Masyarakat dapat mendaftar halal bihalal melalui kawasan silang Monas sisi barat laut sebelum diantar masuk ke komplek Istana Jakarta.

Sementara itu, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto melalui akun resmi Facebook miliknya menyampaikan selamat Hari Raya Idulfitri 1440 H bagi masyarakat Indonesia.

"Saya Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019 M. Mohon maaf lahir dan batin, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT," kata Prabowo dalam akun Facebook miliknya.

Dia mengatakan Ramadan merupakan bulan pengampunan, bulan penyucian diri, bulan menginstropeksi perjalanan hidup, dan bulan yang melebihi seribu bulan.

Prabowo mengajak semua masyarakat berdoa, semoga digolongkan menjadi orang-orang yang diberikan kenikmatan untuk bertemu dengan Ramadan lagi.

"Menjadi orang-orang yang mendapatkan kemenangan dunia dan akhirat," ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo menggelar salat Idulfitri bersama warga di sekitar kediamannya di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat pada Rabu pagi. (Ant)

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Setelah sebulan berpuasa, tiba jugalah kita di hari besar, hari yang fitri. Selamat menikmati waktu bersilaturahmi dengan seluruh keluarga dan handai taulan. Mari kita jadikan Idulfitri ini sebagai ajang untuk mempererat kembali persatuan dan persaudaraan kita sebagai sebuah bangsa. Dengan hati yang fitri pula, mari bersama membangun bangsa Indonesia yang lebih baik, lebih maju, lebih adil, dan lebih makmur.