sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polisi gagalkan ekspor biji koka ke luar negeri

Tersangka mengirimkan biji koka melalui jasa kurir DHL atau via pos ke beberapa negara. Misalnya, Amerika, Republik Ceko, dan Australia.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Sabtu, 06 Agst 2022 10:40 WIB
Polisi gagalkan ekspor biji koka ke luar negeri

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menggagalkan ekspor biji koka ke luar negeri. Seorang pelaku berhasil ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Penyidik telah mengamankan dan menangkap satu orang pelaku dan statusnya sudah sebagai tersangka, inisialnya SDS (51)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, dalam keterangan, Sabtu (6/8).

Barang bukti yang berhasil diamankan dalam kasus ini, yakni 200 biji koka, 3 pohon koka, dan boneka finger puppet. Boneka digunakan sebagai kamuflase pengiriman biji koka ke luar negeri.

"Barang bukti yang lain adalah 1 paket biji koka yang diretur dari Republik Ceko," tambahnya.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan boneka finger puppet untuk mengirim biji koka melalui jasa pengiriman. Pembayaran menggunakan bitcoin.

Setiap 1 paket tersebut berisi 25 biji koka dan dijual seharga US$40. Pelaku melakukan 5-7 kali pengiriman dalam sebulan.

Tersangka mengirimkan biji koka melalui jasa kurir DHL atau via pos ke beberapa negara. Misalnya, Amerika, Republik Ceko, dan Australia.

"Harga 1 paket berisi 25 biji koka seharga US$40. Dalam 1 bulan, tersangka bisa mengirim 5 sampai 7 kali pengiriman biji koka melalui DHL atau via pos ke Amerika, Eropa, Australia, dan Rep Ceko," tutur Zulpan.

Sponsored

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 111, Pasal 113, dan Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama seumur hidup.

Berita Lainnya
×
tekid