sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Puan harap KLB PSSI momentum pembenahan sepak bola Indonesia

Puan menyatakan mendukung perbaikan sistem persepakbolaan Indonesia.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Kamis, 03 Nov 2022 10:17 WIB
Puan harap KLB PSSI momentum pembenahan sepak bola Indonesia

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, penegakan hukum atas tragedi Kanjuruhan, Malang yang merenggut 100 lebih nyawa suporter Arema FC harus dilakukan seadil-adilnya. Dia juga berharap, Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang akan digelar Maret 2023 membawa perubahan sepak bola di Tanah Air.

"Penegakan hukum tragedi Kanjuruhan, Malang, harus dilakukan seadil-adilnya. Jangan sampai hilangnya nyawa seratusan lebih orang tidak dipertanggungjawabkan," ujar Puan kepada wartawan, Kamis (3/11).

Puan menyatakan mendukung perbaikan sistem persepakbolaan Indonesia. Dan berharap KLB PSSI menjadi momentum yang baik dalam pembenahan sepak bola dan membawa kemajuan di segala sisi.

"Lakukan upaya transformasi sepak bola Indonesia secara menyeluruh. Jadikan KLB PSSI untuk transformasi sepak bola Indonesia. Transformasi tata kelola sepak bola Indonesia diperlukan demi kemajuan persepakbolaan kita," ujar politikus PDIP ini.

Sponsored

Selain itu, menurut Puan, DPR dan pemerintah tidak bisa mengintervensi soal calon Ketua Umum PSSI yang akan dipilih dalam KLB nanti. Atas dasar itu ia berharap, ada kerendahan hati bagi siapapun yang merasa tidak mampu mengemban tugas secara optimal untuk menyerahkan pada kepemimpinan baru.

"Kami berharap, siapa pun pemimpin PSSI yang baru, akan bisa memperbaiki tata kelola persepakbolaan nasional sehingga dunia sepak bola Indonesia dapat menunjukkan prestasi di mata dunia," ungkap dia.

Sebelumnya, PSSI memutuskan mempercepat KLB sebagai bagian dari revolusi sepak bola di Indonesia. KLB PSSI menjadi syarat dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) buntut tragedi Kanjuruhan yang berimbas pada terhentinya kompetisi sepak bola di Indonesia.

Berita Lainnya
×
tekid