sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Beberapa tahapan Pilkada 2020 berisiko Covid-19

Baru lima dari 15 tahapan pilkada yang telah berjalan.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Selasa, 23 Jun 2020 21:31 WIB
Beberapa tahapan Pilkada 2020 berisiko Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 78572
Dirawat 37226
Meninggal 3710
Sembuh 37636

Beberapa tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 berisiko terjadinya penularan coronavirus baru (Covid-19). Yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dari pintu ke pintu, khususnya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mencontohkan dengan verifikasi faktual bagi calon perseorangan pada 24 Juni, misalnya. Juga dengan pemutakhiran data pemilih.

"Karena memang pemutakhiran data pemilih harus dilaksanakan secara door to door. Ini berisiko," katanya saat memberi sambutan pada acara "Pemutakhiran Indeks Kerawanan Pilkada 2020" di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Selasa (23/6). 

Karenanya, menukil situs web Kemendagri, bekas Kapolri itu meminta protokol kesehatan dilakukan secara ketat. Juga diharapkan dianggap sebagai salah satu kerawanan pilkada.

Sponsored

"(Potensi kerawanan) pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena adanya pandemi luar biasa. Tapi, beberapa negara tetap melaksanakannya dan sebagian besar negara on schedule tahun 2020," ujarnya.

Terdapat 15 tahapan dalam pilkada. Sebanyak 10 fase baru dilanjutkan per 15 Juni setelah tertunda karena pandemi. Reaktivasi anggota KPU permanen dan ad hoc, salah satunya.

Berita Lainnya