sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pilkada 2020, tren pelanggaran protokol kesehatan naik

Bawaslu mencatat terjadi 1.753 pelanggaran dalam 50 hari pertama masa kampanye.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 18 Nov 2020 13:01 WIB
Pilkada 2020, tren pelanggaran protokol kesehatan naik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

Terjadi tren kenaikan pelanggaran protokol kesehatan dalam 10 hari kelima masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Jika diakumulasikan, berdasarkan catatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), mencapai ribuan kasus.

"Terkait pelanggar protokol kesehatan pada kampanye, ada pelanggaran 1.753," ujar Ketua Bawaslu, Abhan, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR, yang disirakan secara virtual, Rabu (18/11).

Dirinya memerincikan, terjadi 237 pelanggaran protokol kesehatan dalam 10 hari pertama kampanye. Dari jumlah itu, 70 kasus diberi peringatan tertulis dan 18 agenda dibubarkan.

Pada 10 hari kedua, terdapat 375 kasus pelanggaran protokol kesehatan. Sebanyak 233 kegiatan diberi peringatan tertulis dan 15 lainnya dibubarkan petugas.

Sponsored

Selanjutnya, terdapat 306 kasus pada 10 hari ketiga. Dari jumlah itu, Bawaslu memberikan 306 teguran dan 25 pembubaran massa.

Berikutnya, 397 pelanggaran pada 10 hari keempat. Sebanyak 300 kasus di antaranya dijatuhi peringatan tertulis dan 33 kegiatan dibubarkan.

"Sepuluh hari kelima ada pelanggaran 438 kasus. (Sanksi berupa) peringatan (sebanyak) 381 kasus, pembubaran kampanye (sebanyak) 17," tandas Abhan.

Berita Lainnya