sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

18 Keberhasilan Jokowi dalam bidang ekonomi

Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Maruf Amin mengklaim ada 18 keberhasilan Jokowi selama menjabat di sektor ekonomi.

Robi Ardianto
Robi Ardianto Kamis, 22 Nov 2018 00:57 WIB
18 Keberhasilan Jokowi dalam bidang ekonomi

Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Maruf Amin mengklaim ada 18 keberhasilan Jokowi selama menjabat di sektor ekonomi.

Juru Bicara TKN Arif Budimanta mengatakan keberhasilan Jokowi saat menjabat sebagai presiden bersama Jusuf Kalla sebagai Wapres telah diakui para ahli.

“Secara keseluruhan agregat ada 18 keberhasilan dan tentunya lebih banyak tapi ini yg menonjol,” kata Arif dalam keterangan resmi yang diterima Alinea.id, Rabu (21/11).

Arif menjelaskan 18 keberhasilan Jokowi dalam bidang ekonomi dikategorikan menjadi tiga bagian. 

Pertama, stabilitas harga. Jokowi berhasil menjaga inflasi, juga bahan bakar minyak (BBM) satu harga. Hal itu karena pembangunan infrastruktur dan kepemimpinan yang kuat.

Kedua, dalam bidang kesejahteraan sosial. Arif mengklaim di era pemerintahan Jokowi, menurunnya angka pengangguran. Angka kemiskinan juga ikut menurun. 

"Kemudian pendidikan dan kesehatan yang tercakup dalam human development index juga menunjukkam angka yang membaik,” ungkapnya. 

Ketiga, terkait keadilan ekonomi. Menurutnya, Jokowi telah mewujudkan keadian sosial dengan meneruskan pembangunan Indonesia dari pinggiran. 

Sponsored

Kemudian, Kredit usaha rakyat (KUR) yang diberikan oleh pemerintah hanya memiliki bunga 7%, begitupun komitmen untuk memberikan pajak terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar 0,5%. Padahal pada pemerintahan sebelumnya hal itu dikerjakan secara tidak serius. 

Selanjutnya, Jokowi pun berani melakukan reformasi agraria maupun redistribusi aset dan akses. Aset dalam hal ini adalah tanah. Akses juga terkait akses pembiayaan, pendidikan, dan kesehatan. 

“Dalam perjalanannya kami perlukan penyempurnaan sehingga ke depan program baik ini diteruskan, kemudian juga disempurnakan dan dilengkapi agar lebih tepat sasaran,” ujarnya.