sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Nasdem beri Anies kewenangan pilih cawapres, Paloh: Karena kalau tidak cocok, cari penyakit!

Paloh menjelaskan alasan partainya tak merekomendasikan cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan yang sudah ditunjuk sebagai capres.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 03 Okt 2022 12:22 WIB
Nasdem beri Anies kewenangan pilih cawapres, Paloh:  Karena kalau tidak cocok, cari penyakit!

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan pihaknya memberikan kewenangan penuh kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk memilih sendiri calon wakil presidennya (cawapres). Menurut Paloh, tidakan ada intervensi dari pihak partai.

"Langsung kasih prioritas ke Bung Anies," kata Paloh di kantor DPP Partai Nasdem, Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta, Senin (3/10).

Paloh menjelaskan alasan partainya tak merekomendasikan cawapres. Menurut Paloh, apabila cawapres harus dipilihkan maka khawatir ada ketidakcocokan dengan Anies sebagai calon presidennya.

"Gimana kalau tidak cocok? Belum-belum cari penyakit," jelas Paloh.

Paloh meyakini, dengan memberi hak penuh kepada Anies untuk memilih cawapres maka akan terjadi kekompakan dalam tatanan pemerintahan.

"Kita ingin kekompakan dan ketika kita yakin dengan capres kita, nah pilih wakil yang pilih," pungkas Paloh.

Anies Baswedan menyatakan siap menyatakan kesiapannya untuk menjadi calon presiden (capres) dari Partai Nasdem. Anies mengaku siap untuk berjalan bersama partai besutan Surya Paloh itu untuk memperbaiki kondisi bangsa.

"Ketika Pak Surya Paloh dan Nasdem mengajak kami untuk berdampingan untuk jalan bersama, untuk memperbaiki yang kurang tuntaskan, yang belum, dan dengan ridho Allah, petunjuk, bismillah kami terima dan siap untuk menjalankan ini semua," kata Anies di kantor DPP Partai Nadsem, Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta, Senin (3/10).

Sponsored

Dalam sambutannya, Anies mengutip manifesto Partai Nasdem soal demokrasi dan keberagaman. Menurutnya, manifesto tersebut merupakan semangat Partai Nasdem yang bertahan hingga saat ini.

"Pesan itu saya ingat dan pegang terus. Pesan ini yang saya baca terus sejak dibacakan dan saya menyaksikan. Semangat ini adalah semangat kemantangan bernegara dan menomor satukan negara dan republik di atas semua," katanya.

Berita Lainnya
×
tekid