sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id
Indra  Wardhana

Gerakan mahasiswa di seluruh dunia

Indra Wardhana Rabu, 25 Sep 2019 15:57 WIB
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 125396
Dirawat 38721
Meninggal 5723
Sembuh 80952

4. Gerakan mahasiswa reformasi/Angkatan 1998, kejatuhan Soeharto

Mahasiswa menemukan momentumnya seiring dengan krisis ekonomi yang terjadi pada 1997. Mahasiswa mulai bergerak dengan tuntutan awalnya adalah penurunan harga. Isu ekonomis tersebut berhasil dimajukan oleh gerakan yang lebih politis. Isu kemudian berkembang menjadi penurunan Soeharto, juga pencabutan dwifungsi ABRI.

Peristiwa Insiden Trisakti pada 12 Mei 1998, di mana aparat menembak mati empat mahasiswa yang sedang berada di halaman kampus, membangkitkan kesadaran dari semua tipe mahasiswa. Peristiwa ini diyakini sebagai katalisator gerakan mahasiswa. Isu penting mengkristal ke satu arah yakni, pada figur Presiden Soeharto.

Tema utama adalah tuntutan agar Soeharto turun dari jabatan Presiden disertai meminta pertanggungjawabannya mengenai bencana yang menimpa bangsa Indonesia dalam Sidang Umum Istimewa MPR, dan pelaksanaan pemilu untuk memilih anggota MPR, kemudian meminta MPR untuk membentuk pemerintahan transisi.

Soeharto akhirnya berhenti dari jabatan Presiden pada 21 Mei 1998 dan Wakil Presiden BJ Habibie dilantik menjadi presiden baru di Istana Merdeka. Kabinet Reformasi Pembangunan bentukan BJ Habibie diumumkan pada 22 Mei 1998

Tren global

Terlepas dari penyebab percikan tindakan mereka, kebangkitan aktivisme politik mahasiswa di seluruh dunia telah menunjukkan bahwa mahasiswa dapat dan terus menjadi kekuatan yang efektif dalam mewujudkan perubahan sosial dan politik. Seperti Broadhurst (2014) menulis "Terlepas dari periode waktu, taktik yang digunakan, atau penyebab yang diperjuangkan, satu kesamaan ada di kalangan aktivis mahasiswa: Mereka mencoba mengubah dunia. Dunia itu mungkin sekecil kampus mereka atau seluas kemanusiaan itu sendiri, tapi masing-masing siswa, masing-masing kelompok, masing-masing gerakan, bertujuan untuk menuju peradaban masyarakat yang lebih baik."

 

Sponsored
Berita Lainnya