sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ada Dewan Kolonel dan Dewan Kopral, Puan Maharani ingatkan fokus ke rakyat

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani merespons soal terbentuknya kelompok kerja baik Dewan Kolonel maupun Dewan Kopral.

Gempita Surya
Gempita Surya Minggu, 25 Sep 2022 12:27 WIB
Ada Dewan Kolonel dan Dewan Kopral, Puan Maharani ingatkan fokus ke rakyat

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani merespons soal terbentuknya kelompok kerja baik Dewan Kolonel maupun Dewan Kopral oleh simpatisan partainya. Puan meminta seluruh anggota partainya untuk fokus bekerja dan bertemu dengan rakyat.

Adapun Dewan Kolonel berisikan anggota Fraksi PDIP DPR dengan tujuan mendongkrak elektabilitas Puan Maharani sebagai bakal capres pada Pemilu 2024. Sementara, Dewan Kopral dibentuk oleh relawan Ganjar Pranowo.

"Saya minta seluruh struktur, simpatisan, kemudian legislatif, mau anggota fraksi juga anggota eksekutif, sesuai dengan instruksi Ibu Ketua Umum, kita semua harus turun ke lapangan bertemu dengan rakyat," kata Puan kepada wartawan usai ziarah ke makam Taufik Kiemas di TMP Kalibata, Minggu (25/9).

Puan menilai, pembentukan kelompok kerja tersebut hanyalah sebuah nama dan bentukan dari anggota untuk memberikan dukungan. Namun menurut Puan, hal yang penting untuk dilakukan saat ini adalah mendekatkan diri kepada masyarakat, menampung aspirasi mereka, dan merebut hati masyarakat guna memenangkan PDIP di kontestasi politik 2024.

"Semua parpol pasti ingin, Insya Allah tahun 2024 itu jadi pemenang Pemilu. Makanya tugas dari seluruh struktur, simpatisan, kader, dan seluruh anggota yang menyatakan dirinya itu adalah PDIP, ayo kita turun ke bawah, ambil hati rakyat, kita menangkan PDIP," ujarnya.

Puan juga menanggapi soal kemungkinan tergerusnya suara PDIP akibat terbentuknya kelompok kerja yang mendukung dua sosok yang berbeda dalam satu partai. Menurut Puan, keputusan soal nama calon yang akan diusung PDIP dalam Pilpres 2024 berada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Nanti kita tunggu saja. Bu Mega kapan dong mau kasih nama contekan atau pengumuman terkait dengan capresnya PDIP, yang tahu cuma Bu Mega saja. Jadi kita taat, kita tunduk, ini mekanisme partai, ya harus ikut dengan apa yang jadi keputusannya Bu Mega, kita tunggu," papar Puan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, meminta relawannya untuk menahan diri terkait pembentukan Dewan Kopral, guna menandingi Dewan Kolonel yang sudah dibentuk untuk mendukung Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani maju dalam Pilpres 2024.

Sponsored

Sebab, kata Ganjar, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto juga sudah menegaskan Dewan Kolonel hanya merupakan guyonan politik dari sebagian anggota Fraksi PDIP di DPR.

"Saya minta semuanya bisa menahan diri. Tadi Pak Sekjen (Hasto Kristiyanto) sudah menyampaikan itu hanya candaan-candaan, jadi publik tidak perlu merespons," kata Ganjar kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (23/9).

Menurut Ganjar, hanya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mempunyai kewenangan untuk memilih capres yang akan diusung partai berlogo banteng tersebut.

"Toh penentuan soal copras-capres kan PDIP itu urusan ketum. Kedua yang menentukan juga partai, kalau sudah ditentukan ya saya kira semua relawan dari pendukung siapapun akan kolaborasi," ujar Ganjar. 

Berita Lainnya
×
tekid