sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Program revolusi mental ala Puan Maharani berhasil?

Masih ingat dengan program revolusi mental yang menjadi janji kampanye Jokowi-JK? Bagaimana program itu di tangan Puan Maharani?

Sukirno
Sukirno Sabtu, 27 Okt 2018 01:30 WIB
Program revolusi mental ala Puan Maharani berhasil?
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Masih ingat dengan program revolusi mental yang menjadi janji kampanye Jokowi-JK? Bagaimana program itu di tangan Puan Maharani?

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan(PMK), Puan Maharani memaparkan keberhasilan program Revolusi Mental yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Saya mengapresiasi inovasi pelayanan publik yang telah dilakukan empat kementerian koordinator yang ada," kata Puan di acara Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental 2018 di Manado, Jumat (26/10).

Dia mencontohkan, Kemenko Polhukam yang berhasil menekan pungutan liar (Pungli) dengan adanya tim siber antipungli.

Puan mengatakan terdapat oknum yang mencoba mempraktikkan Pungli, tetapi terciduk lewat antipungli dan tertangkap.

Kemenko Polhukam, kata dia, juga bekerja baik dalam menekan tersebarnya kabar palsu atau hoaks lewat tim sibernya.

Selanjutnya, kata Puan, Kemenko Ekonomi bisa menerapkan Revolusi Mentalnya dengan program Online Single Submission (OSS).

OSS, lanjut dia, mampu mendorong pertumbuhan dunia usaha. Sistem tersebut merupakan sistem perizinan usaha terintegrasi secara elektronik.

Sponsored

Lewat inovasi itu, sistem perizinan dunia usaha dapat berlangsung cepat yang memudahkan pelaku usaha.

Dari Kemenko Maritim, Puan mengatakan kementerian tersebut mampu mengupayakan revitalisasi sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Sementara dari Kemenko PMK sendiri, dia mengatakan telah bisa mendorong perbaikan kualitas kesehatan, pendidikan dan olah raga.

"Untuk olah raga kita sukses di Asian Games dan Asan Para ke-18. Tanpa disangka target Indonesia ke tingkat yang lebih atas," kata Puan. (Ant).

Berita Lainnya