sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Terlibat narkotika, Kasat Narkoba Polres Karawang dipecat

Putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap AKP Edi Nurdin Massa sudah diambil pada pekan lalu.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Jumat, 09 Sep 2022 15:48 WIB
Terlibat narkotika, Kasat Narkoba Polres Karawang dipecat

Polri memecat Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Edi Nurdin Massa (ENM), terkait tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu. Edi terlibat dalam peredaran dan kepemilikan barang haram tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar, mengatakan, penetapan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap ENM sudah dilakukan sejak pekan lalu. Divpropam langsung menjemputnya dari Polda Jawa Barat (Jabar).

"Untuk Kasat Narkoba Karawang, minggu lalu sudah PTDH," katanya di Bareskrim Polri, Jumat (9/9).

Sebelumnya, polisi menangkap Edi Nurdin Masa karena terlibat kasus peredaran narkoba. Dia diamankan di Basement Taman Sari Mahogani Apartment, Kabupaten Karawang, Jabar, pada 11 Agustus 2022.

Lima hari berselang, Edi langsung ditetapkan sebagai tersangka. Dia pun langsung digelandang ke Bareskrim Polri.

Kala itu, Krisno menerangkan, Edi ditangkap setelah anggota Dittipidnarkoba Bareskrim melakukan serangkaian penangkapan beberapa tersangka sindikat peredaran gelap narkoba Juki dkk, 30-31 Juli 2022. Sindikat ini biasanya beroperasi di tempat hiburan malam (THM) di Bandung, seperti F3X Club dan FOX KTV.

Dittipidnarkoba pun melakukan pengembangan dan mendapatkan alat bukti yang menunjukkan tersangka JS dan RH pernah mengantar 2.000 butir pil ekstasi kepada Juki, pemilik THM FOX Club dan F3X KTV. Ternyata, mengantarannya dilakukan bersama dengan Edi.

Penyidik juga menyita 1 ponsel Samsung A72 warna putih, 1 Samsung A52 warna hitam, plastik klip berisi sabu-sabu berat bruto 94 gram, plastik klip bening berisi sabu-sabu berat bruto 6,2 gram, dan plastik klip berisi sabu-sabut berat bruto 0,8 gram. Ada pula plastik klip berisi 2 butir pil XTC berat bruto 1,2 gram, 1 timbangan digital, seperangkat alat hisap sabu-sabu dan cangklong, serta uang tunai Rp27 juta.

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid