sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Manuver Wabup Sukabumi, loncat-loncat parpol demi Pilkada 2020

Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, mengisyaratkan meninggalkan Partai Demokrat yang telah memenangkannya pada Pilkada 2015.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Selasa, 29 Okt 2019 09:21 WIB
Manuver Wabup Sukabumi, loncat-loncat parpol demi Pilkada 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 80094
Dirawat 37247
Meninggal 3797
Sembuh 39050

Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, mengisyaratkan meninggalkan Partai Demokrat yang telah memperjuangkan, mengusung hingga memenangkannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi 2015 lalu.

Orang nomor dua di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tersebut saat ini memiliih mendaftar ke Partai Gerindra yang merupakan partai pemenang pemilu di Kabupaten Sukabumi untuk menjadi bakal calon Bupati Sukabumi 2020 mendatang. Dengan mendaftarnya ke Gerindra, tentunya Adjo menjadi kader partai besutan Prabowo Subianto tersebut karena merupakan salah satu syarat wajib.

“Kami masih berkomunikasi dengan DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, tetapi belum tahu apakah nantinya akan mengusung atau tidak,” kata Adjo di Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa (29/10).

Adjo dipastikan harus keluar dari partai Demokrat setelah resmi mendaftarkan diri ke Partai Gerindra. Sebab, syarat wajib mendaftar calon kepala daerah ke Partai Gerindra harus menandatangi perjanjian, yakni menjadi kader dan membesarkan Partai Gerindra.

Menurutnya, pihaknya masih berkomunikasi dengan partai politik lainnya. Tidak hanya Partai Gerindra saja, tetapi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat, PDI Perjuangan, dan partai politik lainnya.

Bahkan, ia pun akan mencoba mendaftar ke DPP PDI Perjuangan agar bisa mendapatkan dukungan dari partai besutan Megawati Soekarnoputri itu yang juga merupakan partai pemenang Pemilu 2019.

"Komunikasi politik terus kami jalin dengan seluruh partai apakah nantinya akan mengusung saya sebagai calon bupati atau tidak semua keputusannya ada di tangan mereka," ujar Adjo.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara mengatakan ada tiga nama yang sudah mendaftar ke partainya terkait bakal calon Bupati Sukabumi. Namun, siapa yang nantinya akan diusung Gerindra semua keputusannya ada di tangan pusat.

Sponsored

Pihaknya saat ini hanya menerima pendaftaran dan menjaring bakal calon kepala daerah. Setelah itu nama yang masuk tersebut diserahkan ke DPD Partai Gerindra Jawa Barat. Selanjutnya, giliran DPP yang menentukan pilihannya. "Mereka yang mendaftar ke Partai Gerindra tentunya wajib menjadi kader dan siap membesarkan partai," katanya. (Ant)

Berita Lainnya