sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menakar peluang Partai Ummat besutan Amien Rais

Partai Ummat bisa menjadi kekuatan politik Amien Rais jika digarap serius.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Jumat, 07 Mei 2021 16:06 WIB
Menakar peluang Partai Ummat besutan Amien Rais

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengapresiasi upaya Amien Rais untuk membangun kembali kekuatan politiknya melalui Partai Ummat. Apalagi di usia Amien yang sudah uzur masih punya energi dan semangat  besar untuk membangun partai politik baru.

Menurut Pangi, mendirikan sebuah partai politik bukanlah perkara mudah. Selain itu, sebagai politisi senior, Amien sudah pasti membuat perhitungan matang dan evaluasi atas perjalanan politiknya selama ini.

Ia melanjutkan, pembentukan Partai Ummat, walaupun secara eksplisit mempersempit ruang gerak partai Islam, namun pemilih di segmen ini masih sangat besar yang belum tergarap dan terwakili secara politik.

"Sejalan dengan itu, tentu kita juga akan bertanya-tanya, apa diferensiasi dengan partai Islam lainnya, apakah partai terbuka atau tertutup? Apakah partai berbasis figur atau massa, partai berbasis ideologi, apakah partai IT, atau partai kader?," kata Pangi dalam keterangan, Jumat (7/5).

Menurutnya, menuver politik Amien Rais akan berubah menjadi kekuatan jika digarap serius. Ini artinya, secara tidak langsung partai-partai yang punya segmentasi dan basis pemilih yang sama akan mendapat kompetitor baru terutama bekas partainya lamanya.

"Loyalis Amien Rais, yang menganggap Amien Rais adalah guru politiknya akan merapat ke Partai Ummat meski saat ini sebagian masih bertahan di PAN dengan alasan pragmatis maupun transaksional mengamankan posisi dan kepentingan jabatan politik," katanya.

"Semoga ijtihad politik Amien Rais kali ini untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan yang saya dengar-dengar selama ini menjadi platform ideologi partainya bisa diwujudkan. Namun, tetap, trayek politik yang tidaklah mudah," lanjutnya.

Pangi mengatakan, Partai Ummat yang telah dideklarasikan jelas bertolak belakang dengan PAN, ide politik Amien Rais diawal reformasi dulu. Pasalnya, Partai Ummat memiliki segmentasi sangat jelas.

Sponsored

"Bahasa sederhana saya segmen kolom kecil, untuk mewakili kepentingan kelompok muslim dan jargon-jargon politiknya sangat eksklusif menyasar basis pemilih muslim yang mazhab politiknya berseberangan dengan pemerintah," ungkap dia.

PAN, sambungnya, lahir sebagai manifestasi dari ide awal Amien Rais tersebut. Namun, faktanya politik tidak semanis seperti yang diimpikan. PAN tidak mampu menjadi partai besar, sebesar idenya bahkan impiannya menjadi presiden harus kandas di tengah jalan.

Namun kini setelah 23 tahun berlalu, Amien Rais datang dengan partai baru (Partai Ummat) yang terpaksa harus didirikan setelah konflik internal di tubuh PAN tidak bisa dicarikan jalan keluarnya.

"Tokoh reformasi ini tersingkir atau diusir dari rumah yang pernah beliau didirikan sendiri dan kini punya narasi cita-cita baru mendeklarasikan partai baru yang dulu dianggap sebagai baju yang kekecilan itu tadi," jelas Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini.

 

Berita Lainnya