sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

37 negara bela China soal isu persekusi Uighur, Indonesia?

37 negara termasuk Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab menyuarakan dukungannya bagi China terkait isu HAM, bagaimana dengan Indonesia?

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 18 Jul 2019 20:00 WIB
37 negara bela China soal isu persekusi Uighur, Indonesia?

Pada Jumat (12/7), duta besar dari 37 negara memuji China atas pencapaian negara itu di bidang hak asasi manusia. Pernyataan bersama itu muncul setelah satu hari sebelumnya, diplomat dari 22 negara mengutuk Tiongkok atas isu penahanan massal terhadap etnis minoritas, termasuk Uighur, di wilayah Xinjiang. 

Sejumlah negara mayoritas Islam seperti Arab Saudi, Suriah, Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Pakistan menjadi bagian dari 37 negara yang menyatakan dukungannya terhadap Tiongkok. Selain itu, beberapa negara ASEAN seperti Filipina, Laos dan Kamboja pun turut bersuara mendukung Beijing.

Menanggapi hal ini, plt. juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah menyatakan bahwa pernyataan baik mendukung maupun mengecam bukan bagian dari penyelesaian masalah.

"Dalam melihat suatu permasalahan yang terjadi di negara lain, Indonesia memang bukan negara yang lazim mengeluarkan atau menjadi bagian dari pernyataan bersama," tegas Faizasyah dalam konferensi pers di Kemlu RI, Jakarta, Kamis (18/7).

Menurut Faizasyah, dalam konteks pemabahasan isu hak asasi manusia, Indonesia tidak menggunakan pendekatan yang menuding atau memojokkan suatu negara.

"Sama halnya kalau kita melihat permasalahan dugaan persekusi muslim Uighur, kita sudah melakukan pendekatan bilateral dengan China," tuturnya.

Melalui pendekatan diplomatik seperti itu, jelasnya, kedua negara dapat lebih terbuka dalam menjalin hubungan antarnegara.

Faizasyah mengambil contoh dari cara Indonesia mendekati permasalahan di Rakhine State, Myanmar.

Sponsored

"Pendekatan yang kita lakukan secara bilateral dengan Myanmar menjadikan Indonesia satu-satunya negara yang mendapat berbagai kemudahan serta menjadi pihak yang dipercaya bersifat netral sehingga dapat menjadi bagian dari solusi," imbuhnya.

Berita Lainnya