sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kejagung terbakar, tuduhan Amien Rais dianggap ngawur

Amien Rais dinilai terlalu berspekulasi dan ngawur.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Kamis, 27 Agst 2020 16:36 WIB
Kejagung terbakar, tuduhan Amien Rais dianggap ngawur

Amien Rais menduga Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) dibakar oleh 'orang dalam'. Tuduhan tersebut, dinilai tidak berdasar karena proses penyelidikan masih berlangsung. 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo menyesalkan, pernyataan tanpa bukti Amien Rais tersebut. 

"Pak Amien terlalu berspekulasi dan ngawur. Sebaiknya, beliau introspeksi kepemimpinan di dalam PAN sudah kehilangan legitimasinya. Ini akibat menempatkan semua anaknya sebagai calon anggota legislatif (caleg) PAN," kata Rio, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/8).

Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI itu berharap, agar kejadian kebakaran tidak terjadi di tempat lain, khususnya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mabes Polri . 

Sebab, di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, masih tersimpan buku catatan sebagai bukti otentik di mana pada 2004, Amien Rais diduga menerima gratifikasi dari Kementerian Kelautan Rp200 juta. 

"Ke mana dana gratitikasi tersebut? Kapasitas Pak Amien saat itu selain sebagai guru besar, juga sebagai Ketua MPR, seharusnya tidak boleh menerima dana sumbangan dari Kementerian Kelautan," bebernya.

"Mengapa Amien Rais tidak diusut? Bukankah itu tindak pidana akibat gratifikasi? Lalu, siapkah seluruh kekayaan Pak Amien Rais diaudit, lengkap dengan sumber penerimaan dan pajak yang disetorkan pada negara," sambung Rio.

Rio mengajak, Amien Rais untuk berani umumkan seluruh kekayaannya ke publik, biar rakyat bisa menilai kebenaran terhadap apa yang selama ini disampaikan.

Sponsored

"Pak Amien Rais, saya tantang untuk buka-bukaan terkait integritas. Buka juga berapa luas tanah Pak Amien Rais di Yogyakarta, dengan kepemilikan sekolah yang biayanya selangit tersebut," ucapnya.

Sudah saatnya publik memberikan sanksi sosial pada sosok yang tidak mampu memberikan keteladanan. Selain itu, kata Rio, Amien Rais dengan titel akademik yang mentereng, seharusnya dalam memberikan pernyataan berlandaskan kementerengan titel akademiknya, bukan seperti di warung kopi.

Berita Lainnya