logo alinea.id logo alinea.id

Sembilan parpol tak lapor identitas penyumbang dana kampanye

Nomor kontak dan nomor pokok wajib pajak penyumbang dana kampanye tidak dicantumkan dalam laporan.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Rabu, 29 Mei 2019 06:36 WIB
Sembilan parpol tak lapor identitas penyumbang dana kampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan, ada sembilan partai politik peserta Pemilu 2019 tidak melaporkan identitas penyumbang dana kampanye. Para penyumbang yang tidak dilaporkan terdiri dari penyumbang perseorangan dan penyumbang kelompok.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, temuan ini berasal dari pengawasan Bawaslu terhadap Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) peserta Pmeilu 2019. "Dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, ada sembilan partai politik yang tidak melaporkan identitas penyumbang dana kampanye secara lengkap," ujar Fritz di Jakarta, Selasa (28/5).

Sembilan partai itu adalah PKB, Golkar, NasDem, Garuda, Berkarya, PSI, Hanura, Demokrat dan PKPI. Identitas para penyumbang di partai tersebut tidak semuanya dicantumkan nomor kontak dan nomor pokok wajib pajak. Menurut Fritz, ini menjadi bukti tidak tertibnya sejumlah partai terhadap adminisitrasi. 

"Jadi partai politik ini patuh mulai dari laporan Awal Dana Kampanye, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye, namun beberapa belum tertib administrasi," kata Frtz menjelaskan. 

Berikut adalah rincian partai politik dan identitas penyumbang yang tidak dilaporkan:

PKB tidak mencantumkan identitas enam pemyumbang perseorangan dan satu penyumbang kelompok.

Golkar tidak mencantumkan identitas satu penyumbang perseorangan dan satu penyumbang badan usaha nonpemerintahan.

NasDem tidak mencantumkan identitas satu penyumbang badan usaha nonpemerintahan.

Sponsored

Garuda tidak mencantumkan identitas tiga penyumbang perseorangan.

Berkarya tidak mencantumkan identitas satu penyumbang perseorangan.

PSI tidak mencantumkan identitas 70 penyumbang perseorangan dan dua penyumbang kelompok.

Hanura tidak mencantumkan identitas satu penyumbang perseorangan dan satu penyumbang kelompok.

Demokrat tidak mencantumkan identitas empat penyumbang perseorangan.

PKPI tidak mencantumkan identitas tiga penyumbang perseorangan. (Ant)