sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PDIP bantah Megawati sindir Nasdem

Menurut Bambang Pacul, yang dipersoalkan Megawati ialah PSI tidak meminta izin saat mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 11 Jan 2023 18:39 WIB
PDIP bantah Megawati sindir Nasdem

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDI Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, membantah jika nahkodanya, Megawati Soekarnoputri, menyindir partai politik selain Partai Solidaritas Indonesia (PSI) perihal kadernya diusung sebagai calon presiden (capres).

"Ibu (Megawati) tidak mengkritik partai lain loh. Bukan loh. Itu persepsi para partai lain. Kalimat ibu yang tetap ada pada partai pendompleng kan begitu, partai penumpang misalnya kaya gitu," ujar Bambang Pacul di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Megawati sebelumnya menyampaikan bahwa ada parpol yang sudah mengusung orang di luar partai dan seperti tak memiliki kader saja. Pernyataan Megawati tersebut dinilai publik seperti sindiran untuk Partai NasDem.

Sebab, Partai NasDem sudah mendeklarasikan non kader, yakni Anies Baswedan sebagai capres.

"Kan ga ada tujuan apapun sesungguhnya, siapa yang dituju juga tidak tahu, tidak ada, yang disangkakan, kalau ada partai merasa di (sindir), jangan disalahin," ujar Pacul.

Bagi Pacul, apa yang disampaikan Megawati hanya sekedar mengingatkan agar parpol lain meminta izin sebelum mencalonkan kader PDIP sebagai capres. Menurutnya, yang dipersoalkan Megawati ialah PSI tidak meminta izin saat mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres.

"Yang disoal PDIP adalah kalau urusan dengan PSI waktu itu, kalau mau mendeklarsikan ya bo minta izin. Kan gitu loh. Selebihnya tidak ada," ucapnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie meminta maaf kepada Megawati lantaran mengusung Ganjar di Pilpres 2024. Hal itu disampaikan Grace yang merasa pidato Megawati ditujukkan kepada PSI.

Sponsored

"Kami paham bahwa apa yang disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dalam pidato di acara HUT ke-50 PDIP ditujukan ke PSI. Untuk itu, dalam kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati, PSI meminta maaf kepada Ibu Mega," ujar Grace dalam sebuah video pendek yang beredar, Rabu.

Menurut Grace, sebagai partai baru, PSI belum bisa melahirkan calon presiden. Namun, kata dia, pencalonan Ganjar merupakan aspirasi rakyat yang muncul dalam hasil Rembuk Rakyat PSI.

"Kami hanya menyampaikan aspirasi rakyat, aspirasi para pendukung PSI yang menginginkan Mas Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden berikutnya, yang muncul dari hasil Rembuk Rakyat PSI," ujar Grace.

Berita Lainnya
×
tekid