sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Peringatan keras Megawati minta kader PDIP angkat kaki dinilai wajar

Jerry mengatakan, sebagai petugas partai, maka semua kader harus tunduk dan patuh pada aturan PDIP.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Minggu, 28 Agst 2022 11:45 WIB
Peringatan keras Megawati minta kader PDIP angkat kaki dinilai wajar

Pengamat politik Jerry Massie menilai peringatan keras Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri untuk kadernya yang tidak berjuang menangkan Pemilu 2024 merupakan hal yang wajar. Pangkalnya, kata dia, PDIP merupakan partai pemenang dan telah mengirim 128 anggota DPR dan 215 kepala daerah di Tanah Asir.

Menurut dia, seluruh kader PDI Perjuangan harus menghargai perjuangan Megawati membesarkan partai berlambang banteng moncong putih itu. "Jadi kader PDIP harus menghargai perjuangan Megawati membesarkan partai ini," ujar Jerry kepada Alinea.id, Minggu (28/8).

Jerry mengatakan, sebagai petugas partai, maka semua kader harus tunduk dan patuh pada aturan PDIP. Bagi Jerry, peringatan keras Mega dapat dimaklumi sebagai bentuk pemanasan menjelang Pemilu 2024.

"Jadi pesan Mega agak keras, narasinya kalau ada yang coba-coba bermain politik dua kaki dan membangkang bahkan menolak Puan (Puan Maharani) sebagai capres segera angkat kaki," kata Jerry.

"Jadi kalau ada yang tersinggung bukan bagian PDIP. Saya pahami partai ini didirikan Megawati adalah bagian parpol reformasi dan  pro demokrasi; jadi antara Mega dan pasukannya harus linear satu garis partai," imbuh dia.

Jerry juga menduga ada kader PDIP yang masuk kelompok pro Ganjar Pranowo yang menginginkan Gubernur Jawa Tengah itu menjadi capres dari PDP. Kendati demikian, Jerry menilai Megawati menginginkan agar Puan Maharani yang diusung sebagai calon presiden.

"Kali ini saya pikir Mega akan mengusung Puan," katanya.

Sebelumnya, Megawati menyebut beberapa kader PDIP mulai mencoba bermanuver mendekat ke partai lain. Oleh karena itu, Mega mempersilakan kader tersebut keluar dari PDIP.

Sponsored

"Kalian itu maunya apa? Mau jadi apa? Jawab ya, saya akan minta pertanggungjawaban kalian. Saya akan minta satu per satu sebelum kita tempur di 2024. Fair loch. Jadi bisa mikir. Kalau mau ikut partai lain, silakan. Ini demokrasi kok. Tapi jangan menjadi beban dalam partai kita, organisasi kita," ucap Megawati dalam sambutan peresmian gelombang VI kantor partai baru, Rabu (24/8).

Berita Lainnya
×
tekid