sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jelang Pemilu, Parpol janji bakal terbuka pada masyarakat

Partai peserta pemilihan umum 2019 berjanji untuk terbuka kepada masyarakat agar tercipta transparansi dan akuntabilitas keuangan.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Selasa, 22 Mei 2018 21:56 WIB
Jelang Pemilu, Parpol janji bakal terbuka pada masyarakat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 252923
Dirawat 58788
Meninggal 9837
Sembuh 184298

Partai peserta pemilihan umum 2019 berjanji untuk terbuka kepada masyarakat agar tercipta transparansi dan akuntabilitas keuangan.

Komitmen keterbukaan Parpol diminta oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia dalam acara yang bertajuk "Deklarasi Keterbukaan Informasi Peserta Pemilu 2019" yang digelar di Wisma Antara Jakarta Pusat, Selasa (22/5).
 
Acara yang digelar dengan diwarnai deklarasi tersebut, bertujuan untuk menciptakan politik yang sehat dengan mengedepankan transparasi dan akuntabilitas terkait pengelolaan keuangan  partai.

Sebanyak 15 Parpol turut serta dalam deklarasi tersebut, diantaranya adalah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Partai Golkar, dan Partai Nasdem.

Kemudian, Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hanura, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI).

Setelah mendeklarasikan komitmennya, perwakilan Parpol pun diminta membubuhkan tanda tangan bersama di atas kanvas, sebagai tanda setuju untuk memberikan informasi yang terbuka kepada publik.

Dalam kesempatan itu pula Komisioner KIP Cecep Suryadi mengatakan, Parpol memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar dalam mewujudkan budaya keterbukaan di era reformasi seperti sekarang ini, terlebih lagi Indonesia sebentar lagi akan melaksanakan hajatan politik nasional yaitu Pileg dan Pilpres 2019 yang tentunya perlu dilaksanakan secara jujur dan transparan.

"Keterbukaan ini memang kewajiban semua pihak dan kita sudah seharinya bersama selama membangun budaya keterbukaan," kata Cecep.

Dalam kesempatan yang sama,  Niken Widiastuti selaku Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, menyatakan sangat menyambuat baik Parpol yang telah berkomitmen dalam membangun budaya politik sehat.

Sponsored

"Saya rasa peristiwa ini amat penting karena keterbukaan informasi sangtlah dibutuhkan masyarakat, karena nantinya akan berpengaruh kepada Good Government kita," paparnya.

Lebih jauh, Niken berharap dengan Deklarasi tersebut semua Parpol turut serta dalam memerangi hoaks yang kerap marak menjelang hajatan politik.

"Kita sudah lihat banyak hoaks sekarang, dan deklarasi ini bagus, karena nantinya akan menciptakan pemilu yang bagus dan berkualitas," pungkasnya.

Berikut isi deklarasi tersebut:

Untuk itu dengan segenap kesadaran kami Partai Politik Pemilihan Umum 2019 berkomitmen :

1. Menjadi pendorong utama dalam mengakselerasi pembangunan budaya politik di Indonesia dengan menjalankan amanah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang informasi publik.

2. Mewujudkan penyelanggaraan pemilihan umum dengan prinsip keterbukaan informasi publik termasuk dalam aspek pengelolaan keuangan Partai Politik di setiap tingkatan struktur.

3. Mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, jujur dan adil dalam melaksanakan setiap tahapan Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019.

4. Mendorong semua kader Partai Politik yang mengemban jabatan publik untuk menerapkan keterbukaan informasi dalam setiap kebijakaan demi mewujudkan partisipasi rakyat dan mencerdaskan bangsa.

Berita Lainnya
×
img